TANGKOLO (MEDIA) - Pemerintah terus berupaya memberikan layanan terbaik bagi para petani. Salah satu upayanya adalah dengan menyediakan subsidi pupuk. Meskipun bukan hal yang baru, namun masih banyak para petani yang tidak mengetahui berapa alokasi pupuk yang mereka dapatkan. Bagi yang ingin mengecek kuota pupuk bersubsidi lewat HP, berikut adalah panduan lengkapnya.
Cara Cek Alokasi Pupuk Bersubsidi
1. Melalui Portal Pupuk Bersubsidi
Petani dapat melakukan pengecekan kuota subsidi pupuk melalui portal resmi Pupuk Bersubsidi. Berikut adalah langkah-langkahnya:
- Buka Portal Cek Subsidi Pupuk.
- Pilih Provinsi, Kabupaten, Kecamatan dan Desa.
- Pilih Kelompok Tani dimana Anda terdaftar.
- Masukkan nama Penerima Manfaat (PM) sesuai dengan KTP.
- Ketikkan kode captcha yang tertera.
- Jika huruf kode kurang jelas, klik tombol REFRESH untuk mendapatkan huruf kode baru.
- Klik tombol CARI DATA.
2. Melalui Portal SIMPI
Selain melalui portal Pupuk Bersubsidi, petani juga dapat mengecek kuota subsidi pupuk melalui Portal SIMPI. Berikut adalah langkah-langkahnya:
- Kunjungi halaman simpi.bri.co.id.
- Setelah halamannya terbuka, klik Informasi Kuota Petani.
- Masukkan nomor identitas (NIK) dan nomor Kartu Tani.
- Klik tombol Cari.
Jika data yang dimasukkan benar, otomatis akan muncul informasi kuota alokasi pupuk bersubsidi dan penyalur (KPL). Dengan adanya layanan ini, diharapkan petani dapat lebih mudah dalam mengakses informasi kuota subsidi pupuk.
Baca Juga
Kriteria Penerima Pupuk Bersubsidi
Berikut adalah kriteria petani yang berhak mendapatkan subsidi pupuk berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 10 Tahun 2022.
- Petani kecil dengan luas lahan maksimal 2 hektar.
- Terdaftar dalam gabungan kelompok tani.
- Memiliki Kartu Tani.
Subsidi pupuk ini dikhususkan bagi 9 komoditas bahan pangan pokok strategis yaitu Padi, Jagung, Kedelai, Cabai, Bawang Merah, Kakao, Tebu rakyat, dan Bawang Putih.
Selain itu, pemerintah juga mempermudah mekanisme penebusan pupuk bersubsidi hanya dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Hal ini diharapkan bisa dimanfaatkan oleh seluruh petani dalam memenuhi kebutuhan pupuk.


